Beranda / Pendidikan / Ribuan Pelajar Tabanan Bersiap Ikuti Pemilos Serentak, KPU Dorong Generasi Muda Melek Demokrasi

Ribuan Pelajar Tabanan Bersiap Ikuti Pemilos Serentak, KPU Dorong Generasi Muda Melek Demokrasi

SINGASANA – Pendidikan demokrasi bagi generasi muda di Kabupaten Tabanan mulai diperkuat dari lingkungan sekolah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) Serentak Tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tabanan Tahun 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan proses demokrasi secara langsung kepada generasi muda, khususnya siswa yang akan memasuki kelompok pemilih pemula. Melalui Pemilos, siswa tidak hanya belajar mengenai proses memilih seorang pemimpin, tetapi juga mengenal tahapan, aturan, serta tanggung jawab dalam menggunakan hak suara.

Bimtek perdana dilaksanakan untuk Zona 3 yang mencakup Kecamatan Baturiti dan Penebel di SMAN 1 Baturiti, Selasa (6/10). Kegiatan diikuti Pembina OSIS serta Ketua Panitia Pemilihan OSIS dari masing-masing sekolah.

Ketua KPU Kabupaten Tabanan, I Wayan Suwitra, membuka langsung kegiatan tersebut. Suwitra mengatakan Bimtek diperlukan untuk menyamakan persepsi sekaligus memastikan seluruh panitia di sekolah memiliki pemahaman yang sama mengenai teknis pelaksanaan pemungutan suara menjelang puncak Pemilos Serentak pada 21 Oktober 2026.

“Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Serentak ini tidak semata-mata dimaknai sebagai agenda memilih pemimpin organisasi siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini dirancang sebagai miniatur pelaksanaan pemilu di lingkungan sekolah sekaligus sarana pembelajaran demokrasi bagi para pemilih pemula,” ujar Suwitra.

Menurut Suwitra, pengalaman mengikuti proses Pemilos diharapkan memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai bagaimana sebuah proses demokrasi berlangsung. Mulai dari mengenali calon, mengikuti tahapan pemilihan, datang ke TPS, menerima surat suara, memberikan pilihan hingga mengikuti proses pemungutan suara secara tertib.

“Melalui semangat ‘Belajar Demokrasi dari Sekolah’, kami mendorong pendidikan pemilih sejak dini. Kami berharap pengalaman ini menjadi pembelajaran awal bagi generasi muda bahwa demokrasi tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi juga dipraktikkan langsung dari lingkungan terdekat,” tambah Suwitra.

Dalam Bimtek tersebut, jajaran KPU dan Bawaslu Kabupaten Tabanan memberikan materi mengenai tata cara serta teknis pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pembekalan tersebut diarahkan agar para Pembina OSIS dan panitia sekolah memahami prosedur yang nantinya diterapkan pada pelaksanaan Pemilos.

Materi yang diberikan juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami pentingnya ketertiban dalam setiap tahapan pemilihan. Dengan demikian, pelaksanaan Pemilos di masing-masing sekolah diharapkan berlangsung secara tertib, jujur, dan bertanggung jawab.

Suwitra menambahkan, pendidikan demokrasi perlu diberikan melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan siswa. Lingkungan sekolah dinilai menjadi ruang strategis untuk membangun pemahaman awal mengenai kepemimpinan, partisipasi, pilihan, serta tanggung jawab dalam kehidupan demokratis.

“Anak-anak kita hari ini adalah pemilih dan bagian dari masyarakat demokratis di masa depan. Karena itu, kami ingin memberikan pengalaman sejak sekarang bahwa setiap pilihan memiliki tanggung jawab dan setiap proses demokrasi harus dijalankan dengan tertib, jujur dan menghormati pilihan orang lain,” jelas Suwitra.

Untuk memastikan pembekalan dapat diterima secara merata oleh seluruh sekolah, KPU Kabupaten Tabanan membagi pelaksanaan Bimtek Pemilos Serentak 2026 ke dalam empat zona wilayah.

Zona 1 mencakup Kecamatan Tabanan dan Kerambitan. Zona 2 meliputi Kecamatan Selemadeg Timur, Selemadeg, Selemadeg Barat dan Pupuan. Zona 3 meliputi Kecamatan Penebel dan Baturiti, sedangkan Zona 4 mencakup Kecamatan Marga dan Kediri.

Pembagian zona tersebut diharapkan memudahkan koordinasi sekaligus memastikan seluruh sekolah peserta mendapatkan pembekalan teknis yang sama sebelum pelaksanaan Pemilos Serentak.

Program edukasi demokrasi tersebut terselenggara melalui kolaborasi KPU Kabupaten Tabanan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Dinas Pendidikan.

Kolaborasi lintas lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah. Melalui Pemilos Serentak, siswa diharapkan tidak hanya menjadi peserta pemilihan, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata mengenai nilai-nilai demokrasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengusung semangat “Belajar Demokrasi dari Sekolah”, Pemilos Serentak Tabanan 2026 diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara serta siap berpartisipasi secara positif dalam kehidupan demokrasi di masa mendatang.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share on Social Media