Beranda / Ekonomi / HIPMI Tabanan Gaspol! Diklat “Bapak Kriting” Dorong Bisnis Makin Kompetitif

HIPMI Tabanan Gaspol! Diklat “Bapak Kriting” Dorong Bisnis Makin Kompetitif

Tabanan – Upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal terus dilakukan. Kali ini, puluhan pengusaha muda di Kabupaten Tabanan mendapatkan penguatan kapasitas melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) bertajuk Bangun Performa Bisnis Lewat Pajak dan Kreatif Digital Marketing atau “Bapak Kriting”, yang digelar Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tabanan, Senin (13/4).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Harmoni Bank Pembangunan Daerah Bali Kantor Cabang Tabanan ini menjadi ruang belajar sekaligus kolaborasi bagi pelaku usaha muda untuk memahami strategi bisnis yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam pengelolaan pajak dan pemasaran digital.

Ketua Umum BPC HIPMI Tabanan, I Made Sila Dana, S.E., M.Par., menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kapasitas anggotanya agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin dinamis.

“Melalui diklat ini, kami ingin memberikan pemahaman praktis kepada anggota terkait pengelolaan pajak yang tepat sekaligus pemanfaatan digital marketing secara optimal. Dua aspek ini sangat penting untuk meningkatkan performa dan keberlanjutan usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara normatif HIPMI Tabanan akan terus menjadi wadah pengembangan pengusaha muda yang adaptif dan inovatif. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam memperkuat ekonomi daerah.

“HIPMI Tabanan berkomitmen mencetak pengusaha muda yang tangguh, berintegritas, dan mampu berkontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas yang berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sila Dana juga menyoroti pesatnya transformasi digital yang menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi secara cepat. Ia menekankan pentingnya kreativitas dalam mengemas strategi pemasaran di platform digital.

“Transformasi digital adalah keniscayaan. Pelaku usaha harus mampu memanfaatkan platform digital secara kreatif agar produk memiliki daya tarik lebih dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari tiga narasumber berpengalaman. Putu Anantika Pilyandani dan Komang Eka Bimawan dari Lab Consulting memaparkan tentang pelaporan pajak di era Coretax, termasuk strategi pengelolaan pajak yang efektif dan sesuai regulasi.

Sementara itu, CEO AUM Apparel, I Gede Putu Anggita Prathama, menyampaikan materi tentang kreatif digital marketing. Ia menekankan bahwa perubahan perilaku konsumen yang semakin digital harus direspons dengan strategi promosi yang tepat.

“Promosi melalui platform digital saat ini menjadi kunci utama dalam membangun brand. Konsistensi dan kreativitas dalam menyajikan konten akan menentukan seberapa kuat produk kita dikenal dan dipercaya oleh pasar,” jelasnya.

Selain itu, pihak Bank BPD Bali turut memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan, serta memperkenalkan berbagai produk layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share on Social Media