Singasana – Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mewakili Bupati Tabanan menghadiri undangan persembahyangan bersama di Pura Puseh Desa Adat Antap Gawang, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Selasa (13/1). Kehadiran pemerintah daerah ini menjadi wujud dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Persembahyangan bersama tersebut turut dihadiri perangkat daerah terkait, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pupuan, Bendesa Adat, serta krama adat setempat. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus permohonan kerahayuan, keharmonisan, dan keseimbangan sekala niskala bagi desa dan seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati I Made Dirga menyampaikan arahan Bupati Tabanan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan senantiasa membuka ruang komunikasi yang luas bagi krama adat dan masyarakat desa. Pemerintah mendorong masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi, masukan, maupun berbagai permasalahan yang dihadapi di desa agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang ada.
“Pemerintah daerah selalu terbuka untuk mendengar aspirasi masyarakat, sehingga setiap permasalahan dapat dicarikan solusi secara bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan, kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk bhakti sekaligus komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjaga, melestarikan, dan mendukung adat istiadat serta tradisi keagamaan sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin sinergi yang harmonis antara pemerintah daerah dan krama adat dalam menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat kebersamaan, serta mewujudkan kehidupan masyarakat Tabanan yang rukun dan sejahtera.
