Tabanan – Wujud kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat kembali tampak saat Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri dua rangkaian Uleman Upacara di wilayah Kecamatan Selemadeg Barat, Senin (3/11). Kehadiran Wabup Dirga menjadi bentuk dukungan nyata Pemkab Tabanan terhadap pelestarian adat, tradisi, dan spiritualitas masyarakat.
Kegiatan pertama berlangsung di Desa Adat Samsaman, Desa Angkah, dalam rangka Uleman Upacara Dewa Yadnya Ngenteg Linggih. Dalam suasana penuh kekhidmatan, Wabup Dirga hadir bersama salah satu anggota DPRD Tabanan, perangkat daerah terkait, Perbekel, serta Bendesa adat setempat. Ia turut mengikuti prosesi upacara dan berbaur bersama masyarakat yang dengan penuh semangat melaksanakan yadnya secara bergotong royong.
Usai kegiatan di Desa Angkah, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Adat Pengedan, Desa Mundeh, untuk menghadiri Uleman Upacara Melaspas lan Piodalan Jelih di Pura Puseh setempat. Di lokasi ini, Wabup Dirga beserta jajaran kembali mengikuti persembahyangan bersama masyarakat dan tokoh adat dengan penuh kekhusyukan.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam melaksanakan karya yadnya. Ia menilai, semangat itu merupakan kekuatan utama yang menjaga keharmonisan sosial di Tabanan.
“Saya sangat mengapresiasi kekompakan dan semangat gotong royong krama desa dalam menyukseskan upacara ini. Nilai-nilai kebersamaan seperti inilah yang perlu terus kita jaga sebagai wujud nyata persatuan di tengah masyarakat,” ujar Wabup Dirga.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus mendukung berbagai kegiatan pembangunan, baik dalam aspek sekala maupun niskala, sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).
