Singasana – Penguatan komitmen organisasi menjadi fokus utama Yayasan Ciwa Prabhu Kukuh dalam Rapat Koordinasi yang digelar Minggu (1/3) di Balai Paruman Pura Ciwa Prabhu, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh unsur yayasan, mulai dari pengurus, pembina, penasehat hingga penanggung jawab.
Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh jajaran dalam menjalankan amanah organisasi, khususnya menyongsong struktur baru tahun 2026. Ketua Yayasan Ciwa Prabhu Kukuh, I Wayan Mudita, menegaskan bahwa konsolidasi internal diperlukan agar arah gerak yayasan semakin jelas dan terukur.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap bidang memahami tugas dan tanggung jawabnya secara jelas. Dengan struktur yang baru ini, kami berharap kinerja yayasan semakin solid dan terukur,” ujar I Wayan Mudita.
Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada pemantapan tugas dan fungsi masing-masing bidang dalam struktur organisasi yang dibentuk untuk tahun 2026. Penataan ini dilakukan guna memperkuat sistem kerja yayasan agar lebih efektif, terarah, dan selaras dengan visi pengembangan kegiatan keagamaan ke depan.
Selain penguatan struktur, rapat juga membahas rencana kerja tahun 2026. Sejumlah program prioritas telah disusun, mencakup penguatan sumber daya umat serta pelestarian seni dan budaya Hindu di lingkungan setempat.
I Wayan Mudita juga menekankan bahwa seluruh kegiatan yayasan harus memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya Umat Hindu. Menurut I Wayan Mudita, kegiatan yayasan harus dapat dirasakan baik secara internal oleh para pengempon Pura Ciwa Prabhu Kukuh Kerambitan maupun oleh umat Hindu secara umum. I Wayan Mudita menegaskan bahwa kehadiran yayasan diharapkan benar-benar menjadi wadah pembinaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Sebagai yayasan yang bergerak di bidang keagamaan, Yayasan Ciwa Prabhu Kukuh sejak berdiri pada April 2019 digerakkan oleh sebagian besar generasi muda. Semangat kebersamaan dan pengabdian menjadi fondasi utama dalam setiap program yang dijalankan, terutama dalam mendukung kegiatan keagamaan serta pelestarian adat dan budaya Hindu di wilayah Desa Kukuh.
Untuk tahun 2026, beberapa kegiatan yang dipastikan akan dilaksanakan antara lain Pelatihan Kepemangkuan dan Serati Banten sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan. Selain itu, yayasan juga akan menggelar berbagai kegiatan seni budaya seperti pembinaan Sekaa Tabuh dan Tari, serta program lainnya yang mendukung pelestarian tradisi dan budaya Hindu.
